Pakai Baju Repsol, Honda CBR 250R 2015 Makin Agresif – Okezone



8QojDP8lRK Pakai Baju Repsol, Honda CBR 250R 2015 Makin Agresif   Okezone


TOKYO – Produsen sepeda motor Honda melansir model terbaru dari motor sport CBR 250R. Model baru ini memiliki paras lebih agresif dengan model lampu kembar, tangki lebih berotot serta buritan yang dibuat lebih meruncing.

Selain desain bodi yang disegarkan, sektor jantung mekanis juga direvisi. Honda mengklaim tenaga CBR 250R 2015 naik 1,34 hp menjadi 29 hp dari model sebelumnya.
Untuk diketahui, CBR 250R menggunakan mesin silinder tunggal DOHC PGM-FI berkapasitas 250cc.

Meski tenaga yang digelontorkan lebih besar, Honda mengklaim konsumsi BBM CBR 250R 2015 lebih irit 0,9 km/liter dari model sebelumnya dengan pencapaian 50 km/liter.

Honda menawarkan CBR 250R dengan dua pilihan yakni ABS dan Non-ABS. Setidaknya ada tiga warna yang disuguhkan diantaranya Ross White, Black, dan Millennium Red. Sementara harga yang ditawarkan mulai dari 498,960 Yen atau setara Rp55 jutaan.

Sekadar informasi, Honda juga meluncurkan satu model Special Edition dimana model ini mengenakan baju kebesaran Honda RC213 Repsol Honda Team. Untuk menebus model ini kocek yang dikeluarkan sedikit lebih banyak yakni 576,720 Yen atau 65 jutaan.

Seperti diketahui, musim balap tahun lalu pabrikan Honda meraup sukses besar di kancah MotoGP. Pembalap debutan Repsol Honda Team, Mark Marquez, keluar sebagai juara dunia MotoGP 2013 di musim balap perdananya. (ian)










Source Article from http://autos.okezone.com/read/2014/04/19/53/972576/pakai-baju-repsol-honda-cbr-250r-2015-makin-agresif

Usaha Maju Pesat setelah Sering Bantu Orang Mati – Jambi Ekspres

Usaha Maju Pesat setelah Sering Bantu Orang Mati

22peti Usaha Maju Pesat setelah Sering Bantu Orang Mati   Jambi Ekspres

 Filemon, Mantan Pedagang Mi Ayam yang Sukses Jadi Eksporter Peti Mati 

 RATUSAN peti mati berderet di sudut-sudut Rumah Duka Filemon di kawasan Cibinong, Bogor, Jawa Barat. Peti-peti beraneka bentuk dan ukuran tersebut merupakan produksi PT Filemon Peti Mati yang didirikan Filemon, si tukang mi ayam yang sukses menjadi pengusaha besar itu.

 Di atas lahan 5.000 meter persegi Filemon membangun perusahaan peti mati beserta tempat persemayamannya. Persemayaman ada di bagian depan, sedangkan bengkel produksinya di belakang. Filemon juga punya showroom untuk memajang peti-peti yang siap jual.

 ”Saya dulu hanya mampu membuat dua sampai tiga peti mati sebulan berdasar pesanan. Tapi, sekarang saya bikin tidak berdasar order. Bisa dibilang, mungkin saya satu-satunya yang memproduksi (peti mati) tanpa order,” kata Filemon saat ditemui di pabriknya Senin lalu (14/4).

 Di pabrik itu Filemon mempekerjakan 60 orang yang dibagi dalam sepuluh divisi. Saat ini rata-rata produksi peti mati Filemon sekitar 500 unit per bulan. Dia terus memproduksi  meski tak ada order. “Karena orang mati tidak bisa diperkirakan kapan datangnya,” ucap pria kelahiran Tarutung, Sumatera Utara, 3 Maret 1971, tersebut.

 Peti-peti mati produksi Filemon kini masuk kelas premium. Karena itu, harganya pun fantastis. Bahkan, ada yang dibanderol Rp 600 juta hingga Rp 1,5 miliar. Tentu saja produk premium tersebut dibuat secara eksklusif dari kayu jati pilihan dan tanpa sambungan. Karena itu, dia harus mencari kayu jati gelondongan dengan diameter besar yang memungkinkan tubuh manusia bisa masuk di dalamnya, tetapi di bagian sisi luarnya masih banyak ruang untuk diukir sebagai hiasan. “Cari kayunya itu yang susah dan mahal,” akunya.

 Yang menarik, Filemon tidak segan-segan memberikan petinya kepada orang miskin yang membutuhkan. Suami Rosa itu tak jarang justru mencari orang miskin yang meninggal dan tidak bisa membeli peti mati. Kalau pihak keluarga tidak berkeberatan, Filemon akan memberikan petinya secara gratis.

 ”Mereka tidak perlu harus membuat surat keterangan miskin dari RT-RW. Justru saya jadi jahat bila harus meminta mereka menyertakan surat miskin. Kita seperti tidak ikhlas,” paparnya.

 Selain mencari sendiri, info orang miskin yang butuh bantuan itu dia dapatkan dari masyarakat. Namun, Filemon mengaku tidak pernah tahu dan tidak ingat berapa banyak bantuan yang disalurkannya dalam bentuk peti mati ataupun paket persemayaman dan pemakaman tersebut. “Saya paling sakit kalau dibilang sebagai orang yang murah hati dan suka menolong. Padahal, saya menolong bukan untuk pamer dan mencari pujian,” ujar dia.

 Membantu sesama itulah yang dipakai Filemon sebagai prinsip dalam berbisnis. Memang, bisnis peti mati ini sulit dianalisis secara logika. Walaupun pasarnya besar karena semua orang pasti meninggal. “Saya tidak kaya dari peti mati. Tapi dari pemeliharaan Tuhan,” tegas ayah Agata, 12, dan Faith Victoria, 5, tersebut.

 Filemon tidak terlalu mengindahkan prinsip bisnis yang mengatur keuangan untuk bantuan sosial yang umumnya disebut corporate social responsibility (CSR) itu. Bagi dia, konsekuensi bisnis peti mati adalah harus siap membantu kapan saja jika ada yang benar-benar membutuhkan.

 Prinsip itulah yang membuatnya terpaksa pecah kongsi dengan rekan bisnis yang mengajaknya mengawali bisnis tersebut pada 2005. Saat itu dia dimintai pertanggungjawaban karena sering memberikan peti secara cuma-cuma kepada orang miskin. “Dalam konteks profesional, katanya tidak ada sumbangan. Padahal, menurut saya, bisnis ini cenderung ke arah sosial,” kenangnya.

 Kerja sama itu berakhir sebelum bisnisnya genap dua tahun berjalan. Filemon yang sebelumnya menjalani berbagai bidang bisnis sempat berpikir untuk mencari pekerjaan lain. Namun, dia akhirnya memutuskan untuk berfokus menekuni bisnis peti mati sendirian. “Modal saya tidak sampai Rp 50 juta. Modal saya waktu itu sangat terbatas.”

 Keputusan meneruskan bisnis peti mati itu diambil Filemon karena sudah telanjur banyak orang yang tahu bahwa dirinya punya usaha di bidang tersebut. Terlebih, dia menyadari bahwa prinsipnya memang senang melayani dan membantu orang lain. “Tapi, buat saya kerja begini kalau nggak ada sosialnya lucu. Karena tidak semua orang kaya dan semua orang pasti mati,” tandas Filemon.

 Keyakinannya tepat. Bisnisnya makin maju meski dia semakin rajin membantu orang lain. Bahkan, setelah bisnisnya berkembang pesat, dia mampu membeli tanah 5.000 meter persegi yang sekarang dijadikannya Rumah Duka Filemon. Dia masih memiliki lahan dengan luas yang sama di tempat lain.

 Selain dipasarkan di dalam negeri, peti-peti produksi Filemon beterbangan hingga Australia, Jerman, Ceko, Inggris, Jepang, Singapura, Belanda, Spanyol, Afrika Selatan, Rusia, Malaysia, Malta, Filipina, dan Korea. “Awalnya ya dari mulut ke mulut. Kemudian, ada beberapa kedutaan besar yang anggota keluarganya meninggal dan butuh peti mati. Mereka pesan di tempat saya,” jelas Filemon yang pernah memiliki 120 karyawan.

 Perkembangan bisnisnya yang pesat memang membuat Filemon kaya raya secara finansial. Banyak orang yang tidak senang melihat fakta itu. Bahkan, ada yang berusaha menjatuhkan bisnis Filemon. “Mereka mungkin iri melihat saya sekarang. Sebab, saya dulu memang miskin sekali ketika datang ke Jakarta.”

 Filemon datang ke ibu kota pada 1991. Dia berangkat dari Pekanbaru, Riau, tempatnya tumbuh sampai usia 21 tahun. Dengan membawa uang Rp 25 ribu hasil menjual mesin sepeda motor Yamaha dua tak, dia memulai usaha. Setelah lulus dari jurusan teknik mesin di STM Muhammadiyah Riau, Filemon sempat bekerja di bengkel karena memiliki keahlian dasar permesinan serta kemampuan mengelas, bubut, dan sejenisnya.

 Setelah menjalani berbagai kerja serabutan, pertengahan “90-an Filemon punya sedikit modal untuk jual beli mobil dan sepeda motor bekas. Dia berburu satu per satu barang dagangan dari iklan di koran, lalu menyambangi rumah penjualnya pukul lima pagi. Setelah dapat, dia langsung menjual lagi pada hari yang sama untuk mencari selisih keuntungan. Yang penting langsung terjual dan ada untung.

 Aktivitas itu Filemon lakukan setiap hari sampai terjadi krisis 1998. Setelah itu harga jual mobil naik sampai tiga kali lipat, termasuk mobil bekas. Filemon meraup keuntungan signifikan. “Apa pun saya kerjakan asal jangan merugikan orang lain dan jangan melawan hukum,” prinsipnya.

 Lelah jual beli kendaraan dan berpikir untuk meningkatkan kemampuan serta taraf hidup, Filemon banting setir ke bidang konfeksi. Dia menampung sisa-sisa bahan dari pesanan di pabrik besar. Sisa bahan itu kemudian dia bawa ke factory outlet di Bandung yang saat itu mulai menjamur.

 Setelah bahan jadi baju, Filemon menjualnya dengan berbagai cara, termasuk dengan menjadi pedagang kaki lima di pinggir jalan kawasan Senayan. “Saya tidak mengejar karir. Saya mengejar bahagia. Maka, saya bilang ke istri dan anak-anak, saya tidak mencari kekayaan, tetapi mengajari mereka untuk mengerti hidup bahagia. Kalau dia sudah tahu bahagia, sudah besar, dia tahu yang mahal dan bernilai itu apa. Karena hidup saya banyak tidak bahagianya.”

 Atas dasar itu pula Filemon tidak memikirkan jenis pekerjaan yang diterjuninya. Yang penting hasil yang diperoleh bisa membuat dia bahagia dan cukup untuk menghidupi keluarga. Sampai akhirnya Filemon memulai usaha jualan mi ayam di kawasan Jakarta Barat dengan penghasilan rata-rata Rp 1,5 juta per bulan.

 Kebetulan Filemon memang punya hobi memasak dan usaha itu sekaligus menyalurkan kemampuannya mengolah makanan. “Yang penting jangan malas untuk bekerja. Malas itu awal kemiskinan,” tuturnya.

 Dari usaha mi ayam tersebut, Filemon bisa menabung sedikit demi sedikit. Setelah tabungan itu lumayan banyak, dia diajak kongsi untuk membuat usaha peti mati oleh kawannya. Dia memulai usaha dari nol. Filemon malah langsung terjun sendiri mengerjakan pembuatan peti mati. Tapi, dari situlah dia jadi tahu banyak tentang usaha yang tidak biasa tersebut. Kini Filemon sudah memantapkan pilihan bisnisnya di bidang usaha peti mati. Sambil berupaya suatu saat ingin membuat restoran dan bengkel untuk menyalurkan hobinya.

(*/c9/ari)

BERITA TERKAIT :


adv Usaha Maju Pesat setelah Sering Bantu Orang Mati   Jambi Ekspres

0 Komentar :


Source Article from http://www.jambiekspres.co.id/berita-14853–usaha-maju-pesat-setelah-sering-bantu-orang-mati.html

Apa Jadinya Kalau Adam Levine Dikelilingi 10 Model Cantik – KapanLagi.com

Kapanlagi.com – Musisi tampan yang satu ini memang sangat digemari. Pernah dinobatkan sebagai The Sexiest Man Alive 2013 versi majalah People, tak heran jika Adam Levine banyak direbutkan oleh para wanita.


Sesuai yang dilansir dari Daily Mail, penyanyi 35 tahun ini telah dikelilingi oleh para model wanita dalam peluncuran koleksi busana wanita terbarunya. Acara ini digelar di Los Angeles pada Kamis (10/4) lalu.


Adam bahkan empat berfoto dengan para model. Setidaknya ada 10 model cantik yang mengelilingi pria seksi ini. Lihat foto mereka di bawah ini.

adamnewsmod Apa Jadinya Kalau Adam Levine Dikelilingi 10 Model Cantik   KapanLagi.comAdam Levine Dikelilingi 10 Model Cantik @ dailymail.co.uk


Dalam launching koleksi Kmart’s Clothing miliknya, ia tampil begitu rapi dan semakin tampan. Dengan kemeja putih bermotif garis vertikal, celana jeans, sepatu New Balance ia tetap tampil keren.


Tak heran jika wanita-wanita di sekelilingnya ikut terpukau menatap penampilan keren pelantun Daylight ini. Baju yang mereka pakai adalah rancangan terbaru dari koleksi Kmart Women’s Clothing. Mau coba?

(dai/sry)

Source Article from http://www.kapanlagi.com/showbiz/hollywood/apa-jadinya-kalau-adam-levine-dikelilingi-10-model-cantik-a847de.html

Sepanjang 2005 -2013, Pemerintah Kucurkan Dana BOS Rp 243,28 … – BeritaSatu

Jakarta – Pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) untuk pertama kali menerapkan sekolah gratis pada 2005 untuk tingkat SD dan SMP.

Pemerintah kemudian memperluas penerapan sekolah gratis hingga SMA pada tahun ajaran 2012/2013, dan kemudian secara efektif diberlakukan pada tahun ajaran 2013/2014.

Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang dikucurkan untuk membebaskan biaya operasional pendidikan mencapai Rp 243,28 triliun sepanjang 2005 hingga 2013.

Demikian tertuang dalam buku “Satu Dasawarsa Membangun Untuk Kesejahteraan Rakyat” yang dikutip Antara di Jakarta, Jumat (18/4).

Penerapan sekolah gratis bisa terlaksana setelah pemerintah menerapkan pembebasan biaya sekolah melalui BOS.

Dana BOS terus ditingkatkan dari Rp 5,14 triliun pada 2005 naik drastis menjadi Rp 27,48 triliun pada 2013. “Dana BOS yang dikucurkan untuk membebaskan biaya operasional pendidikan mencapai Rp 243,28 triliun sepanjang 2005 hingga 2013,” tulis buku tersebut.

Besarnya dana BOS itu telah membantu puluhan juta siswa SD, SMP dan SMA untuk bisa mengenyam pendidikan secara murah, mudah dan terjangkau.

Para siswa dan orang tua siswa relatif tidak dipusingkan dengan biaya sekolah, kecuali untuk hal-hal yang sifatnya personal antara lain seperti transpor ke sekolah, uang jajan, tas, baju seragam, buku tulis, dan pulpen.

Pemerintah juga menyediakan Bantuan Siswa Miskin (BSM) untuk jenjang SD hingga SMA dan sejak 2009 memberikan beasiswa Bidik Misi untuk mahasiswa.

Jumlah siswa penerima BSM pada 2013 tecatat 16 juta siswa dengan anggaran Rp 6 triliun. Sementara jumlah penerima Bidik Misi 200 hingga 2013 tercatat 91.412 mahasiswa dengan alokasi anggaran Rp 914,12 miliar.

Adanya BSM dan beasiswa tersebut diharapkan semakin memudahkan siswa dari keluarga miskin untuk terus mengenyam pendidikan sehingga diharapkan akan memotong mata rantai kemiskinan.

Penerapan pendidikan mudah, murah dan terjangkau juga semakin sukses dengan penerapan BOS Daerah baik yang bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten/Kota maupun APBD Provinsi.

Jumlah pembangunan gedung SD sederajat sepanjang 2004 hingga 2013 sebanyak 24.030 unit, SMP sederajat sebanyak 27.656 unit dan gedung SMA sederajat sebanyak 15.221 unit, serta perguruan tinggi sebanyak 1.387 unit.

Source Article from http://www.beritasatu.com/pendidikan/178736-sepanjang-2005-2013-pemerintah-kucurkan-dana-bos-rp-24328-triliun.html

Hidup di Jakarta Lebih Mahal Ketimbang di New York – Detikcom


bcd93729a8fddd1278be429ea4442c5b1 Hidup di Jakarta Lebih Mahal Ketimbang di New York   Detikcom
 Hidup di Jakarta Lebih Mahal Ketimbang di New York   Detikcom





Eny Kartikawati – wolipop

 Hidup di Jakarta Lebih Mahal Ketimbang di New York   Detikcom


placeholder1 Hidup di Jakarta Lebih Mahal Ketimbang di New York   Detikcom
083347 belanja Hidup di Jakarta Lebih Mahal Ketimbang di New York   Detikcom

Dok. Thinkstock


Jakarta – Merasa apapun jadi serba murah saat berada di negeri sendiri ketimbang ketika berada di negeri orang seperti New York atau Hong Kong? Coba hitung lagi. Berdasarkan riset terbaru yang dilakukan Ipsos Business Consulting, hidup di Jakarta justru lebih mahal dibanding di kota-kota besar dunia lainnya.

Survei tersebut dilakukan Ipsos Business Consulting pada minggu terakhir Februari 2014. “Survei menyimpulkan bahwa secara umum Jakarta tergolong kota dengan standar hidup yang mahal. Bahkan cenderung lebih mahal dari Bangkok, Hong Kong dan New York,” begitu pernyataan tertulis dari Domy Halim selaku Country Manager Ipsos Business Consulting.

Bagaimana Jakarta bisa menjadi kota yang standar hidupnya lebih mahal? Dalam surveinya, Ipsos BC membandingkan harga sejumlah barang konsumsi di ibukota dengan kota-kota lainnya di dunia. Misalnya harga secangkir hot cappucino grande di Starbucks Jakarta adalah US$ 2,88 atau sekitar Rp 34 ribu. Harga kopi tersebut sebenarnya lebih murah dari harga di Hong Kong yaitu US$ 4,38.

Namun Ipsos BC kemudian membandingkannya dengan gaji penduduk Indonesia dan Hong Kong. Mereka menyimpulkan harga cappucino di Starbucks itu menghabiskan 1,12% gaji rata-rata penduduk di Indonesia. Sedangkan di Hong Kong, harga kopi tersebut hanya menghabiskan 0.28% gaji penduduk di sana. Perusahaan riset pasar itu menghitung gaji rata-rata masyarakat Indonesia adalah US$ 258, dan gaji rata-rata masyarakat Hong Kong US$ 1545.

Dengan memperhitungkan faktor gaji itu, harga secangkir kopi di Jakarta menjadi lebih mahal 75% dibandingkan di Hong Kong. Dengan pendekatan yang sama, Ipsos BC juga membandingkan Jakarta dengan Bangkok. Dan hasilnya harga kopi di ibukota Indonesia ini lebih mahal 35% dari Bangkok. Perhitungan tersebut dengan melihat bahwa rata-rata gaji masyarakat Thailand adalah US$ 489.

Selain harga kopi, perusahaan yang berdiri di Prancis sejak 1975 itu juga meriset harga tiket bioskop standar di akhir pekan. Di Jakarta harga tiket menonton film di bioskop sekitar US$ 4,24 atau Rp 50 ribu. Sedangkan di New York harga tiket mencapai US$ 14,50. Namun jika mempertimbangkan faktor gaji rata-rata penduduk kota masing-masing, menonton bioskop di New York menjadi lebih murah 73% dibanding di Jakarta.

Ipsos BC juga membandingkan harga produk-produk konsumsi lain seperti harga baju Zara, ayam goreng KFC dan biaya keanggotaan di pusat kebugaran. Disimpulkan mereka, penghasilan masyarakat Jakarta relatif lebih kecil dibandingkan di penduduk kota-kota besar negara lain seperti Hong Kong, New York, Sydney dan London.

“Namun perlu diingat bahwa produk-produk di atas pada umumnya dikonsumsi oleh masyarakat golongan menengah ke atas. Faktor tingkat sosial seseorang akan mempengaruhi persepsi tingkat mahal atau murahnya suatu produk,” kata Domy Halim.




(eny/aln)



Artikel Wolipop juga bisa dibaca melalui aplikasi Wolipop Android, iPhone. Install sekarang!
 Hidup di Jakarta Lebih Mahal Ketimbang di New York   Detikcom


Javascript harus diaktifkan terlebih dahulu


Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar


Tampilkan Komentar di:   

    





Source Article from http://wolipop.detik.com/read/2014/04/17/083137/2557765/1133/hidup-di-jakarta-lebih-mahal-ketimbang-di-new-york?991104topnews

Dipakai Pangeran George, Baju Bayi Ini Terjual Habis Dalam … – Detikcom


bcd93729a8fddd1278be429ea4442c5b Dipakai Pangeran George, Baju Bayi Ini Terjual Habis Dalam ...   Detikcom
 Dipakai Pangeran George, Baju Bayi Ini Terjual Habis Dalam ...   Detikcom





Eny Kartikawati – wolipop

 Dipakai Pangeran George, Baju Bayi Ini Terjual Habis Dalam ...   Detikcom


placeholder Dipakai Pangeran George, Baju Bayi Ini Terjual Habis Dalam ...   Detikcom
rompercontent Dipakai Pangeran George, Baju Bayi Ini Terjual Habis Dalam ...   Detikcom

Dok. Reuters


Jakarta – Pangeran George benar-benar memiliki pengaruh seperti ibunya, Kate Middleton, dalam hal urusan busana. Terbukti baju-baju yang dipakainya selalu dicari.

Sebelumnya Pangeran George sudah terbukti memiliki George effect saat mengikuti kedua orangtuanya menjalani tur kerajaan Inggris ke New Zealand. Busana, tas dan sepatu yang dipakai bayi berusia delapan bulan itu selama berada di negeri tersebut langsung dicari para ibu yang ingin mendadani anak mereka seperti sang pangeran.

Salah satu baju yang jadi buruan para ibu adalah overall yang dipakai Pangeran George saat melakukan playdate ditemani Kate Middleton. George bermain bersama bayi-bayi lainnya yang terpilih mengikuti playdate tersebut di Government House, Wellington, New Zealand pekan lalu. Baju dari brand mewah untuk anak-anak asal Inggris, Rachel Riley ini dijual seharga 75 poundsterling atau sekitar Rp 1,4 juta. Busana tersebut cukup laris setelah dipakai sang pangeran karena pembeli harus menunggu selama delapan minggu untuk mendapatkannya.

Kini setelah tur New Zealand selesai, Kate Middleton dan Pangeran William membawa putra mereka menjalani tur ke Australia. Keluarga Kerajaan Inggris ini tiba secara resmi di Sydney, Australia pada Rabu (16/4/2014).

Dalam penampilan publik pertamanya di Australia, Pangeran George yang digendong Kate Middleton, memakai romper dengan gambar perahu. Baju yang dipakai bayi Pangeran William dan Kate itu langsung menarik perhatian.

Romper yang dikenakan Pangeran George itu merupakan keluaran dari brand baju bayi Annafie. Busana yang tersedia untuk bayi berusia 3-18 bulan tersebut 100% terbuat dari katun dan dijahit dengan tangan.

Tertarik membeli? Pada situs belanja online Annafie saat ini romper tersebut sudah tidak tersedia. Dalam hitungan jam setelah dipakai Pangeran George di publik, baju itu habis terjual. Kini pembeli harus menunggu selama dua bulan untuk mendapatkannya.




(eny/aln)



Artikel Wolipop juga bisa dibaca melalui aplikasi Wolipop Android, iPhone. Install sekarang!
 Dipakai Pangeran George, Baju Bayi Ini Terjual Habis Dalam ...   Detikcom


Javascript harus diaktifkan terlebih dahulu


Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar


Tampilkan Komentar di:   

    





Source Article from http://wolipop.detik.com/read/2014/04/17/070339/2557713/857/dipakai-pangeran-george-baju-bayi-ini-terjual-habis-dalam-hitungan-jam?991104topnews

Unik : Polisi Nyamar Jadi Wanita Amish Dua Bulan – Pikiran Rakyat

PULASKI, (PRLM).- Seorang polisi pria menyamar menjadi wanta Amish selama dua bulan untuk mencari pria eksibisionis yang kerap menakuti anak-anak Amish.

Anggota polisi Pulaski, Sersan Chad Adams memajang foto dirinya dalam busana khas warga Amish, AS di laman Facebook milik kepolisian Pulaski.

Polisi kesulitan mendakwa pria itu karena kesulitan mendapatkan saksi.

Menurut Chad Adams tampilannya itu untuk menunjukkan penugasannya mencari dan mengejar pelaku dan melindungi warga dari kejadian serupa kelak.

Chad menuliskan, “Saya ingin berbagi kepada kalian bahwa kami lakukan apa saja yang bisa dicoba untuk melindungi anak-anak kami. Itu termasuk berpakaian seabagi wanita Amish untuk menangkap pria cabul!”

Terlihat foto Chad Adams mengenakan baju warna biru, gaun hitam, dan tudung kepala.

Warga Amish setempat yang tak mau anaknya bersaksi di persidangan menyediakan busana khas mereka untuk dikenakan Chad untuk menghalau pria yang mengusik anak-anak mereka. (A-88/orange)***

Source Article from http://www.pikiran-rakyat.com/node/278118

[FOTO] Sesi Foto Majalah Lee Jong Suk Pamer Otot Perut Seksi – KapanLagi.com

Kapanlagi.com – Jika selama ini kamu mengenalnya sebagai aktor pemalu maka kini tak lagi. Ya, baru-baru ini dalam sebuah sesi foto majalah, Lee Jong Suk memamerkan bentuk tubuhnya. Kamu akan terpesona dengan otot perut abs seksi milik Jong Suk.

Baru-baru ini untuk pemotretan cover majalah CeCi edisi Mei, aktor yang juga model ini memberanikan tampil dengan baju terbuka di bagian depan. Ada tiga foto yang dirilis oleh CeCi mengenai tubuh sang aktor pemeran Han Tae Sun di drama Secret Garden ini.

leejongsuk 1 [FOTO] Sesi Foto Majalah Lee Jong Suk Pamer Otot Perut Seksi   KapanLagi.comLee Jong Suk untuk sesi foto majalah CeCi foto: CeCi Magazine


Dalam foto pertama, kamu bisa melihat Jong Suk dengan baju piyama yang sengaja tidak dikancingkan di bagian depannya. Sinar matahari tampak menyinari langsung bagian perut sempurnanya. Di mana Jong Suk berpose layaknya pangeran di atas lantas berkarpet. Kamu bisa melihat bagaimana jemari tangan kiri Jong Suk seakan menampilkan tato di pinggul kirinya.

leejongsuk 2 [FOTO] Sesi Foto Majalah Lee Jong Suk Pamer Otot Perut Seksi   KapanLagi.comLee Jong Suk untuk sesi foto majalah CeCi foto: CeCi Magazine

Sementara itu dalam foto kedua, Jong Suk terlihat menarik baju dalamnya dan lagi-lagi menampilkan tato serta otot perut seksi sempurnanya. Untuk foto ketiga, Jong Suk memilih berpose percaya diri namun seksi dalam blazer merah gelap tanpa pakaian dalam, seperti dilansir Soompi.

Di sela-sela kesibukannya sebagai model, kini Jong Suk siap kembali bermain drama. Dijadwalkan teman dekat aktor yang juga model Kim Woo Bin ini akan bermain dalam drama terbaru SBS, Doctor Stranger. Penasaran dengan jam tayangnya? Episode pertama akan disiarkan Mei mendatang.


IKUTI UPDATE BERITA ASIA DI SINI

(soompi.com/aia)

Source Article from http://www.kapanlagi.com/showbiz/asian-star/foto-sesi-foto-majalah-lee-jong-suk-pamer-otot-perut-seksi-f62898.html

[Esklusif] Nikita Mirzani tampil tertutup di video klip ‘Flirting’ – merdeka.com

<!–
POLLING PEMBACA : PARTAI PEMILU | CALON PRESIDEN

–>

Merdeka.com – Bali merupakan kota yang dipilih Nikita Mirzani untuk membuat video klip dari single terbarunya yang berjudul Flirting. Dari berbagai busana yang dikenakan, ibu satu anak itu terlihat lebih tertutup. Padahal lagu yang disajikan bergenre electro pop dan syutingnya di sebuah klub malam.

Ditemui di Pyramid klub, Bali, Senin (14/4), Nikita mengatakan ingin naik level dan tak mau membuat para penggemarnya bosan dengan imej seksi yang sudah melekat dalam dirinya.

“Karena bukan ubah imej juga, Niki kalau pakai baju tertutup juga emang dasarnya sudah seksi sih. Cuma kalau di sini cuma bikin elegan, lebih mature, umur juga sudah mau kepala tiga,” ujarnya.

“Kalau yang seksi-seksi sudah banyaklah, tinggal klik nama Nikita Mirzani di internet juga sudah banyak kelihatan yang seksi-seksi. Intinya enggak mau bikin orang bosan, go to the next level,” sambung Nikita.


nikita mirzani 783 [Esklusif] Nikita Mirzani tampil tertutup di video klip Flirting   merdeka.com


Akan tetapi, untuk model-model yang ikut terlibat dalam single duetnya bersama Gusti Arya itu tetap mengenakan busana seksi nan menggoda.

Walau prosesnya sendiri berjalan selama satu hari penuh, istri Sajad Ukra itu tetap antusias dan bersyukur karena segala sesuatunya berjalan lancar dan tepat waktu. “Prosesnya seru, rame pastinya, fun banget,” pungkasnya.


(aal/faj)



paging prev content3 [Esklusif] Nikita Mirzani tampil tertutup di video klip Flirting   merdeka.com [Esklusif] Nikita Mirzani tampil tertutup di video klip Flirting   merdeka.com

 [Esklusif] Nikita Mirzani tampil tertutup di video klip Flirting   merdeka.com

paging next content3 [Esklusif] Nikita Mirzani tampil tertutup di video klip Flirting   merdeka.com



Source Article from http://www.merdeka.com/artis/esklusif-nikita-mirzani-tampil-tertutup-di-video-klip-flirting.html